Philosophia

Manusia merupakan makhluk yang spesial di mata Tuhan, karna hanya manusialah yang diciptakan dengan pikiran. Melalui pikiran manusia terus mencari dan mengembangkan Philosophia, artinya cinta (Philein=mencintai) akan hikmat (sophia) atau kebijaksanaan. Filsafat (Philosophia) lebih dicirikan sebagai upaya mencari pengertian.

Dari zaman Sebelum Masehi (SM) para Filsuf Yunani telah mengugkapkan pemikiran-pemikirannya mengenai suatu paham yang berasal dari wilayah iman atau agama dan adat (mythos) menuju suatu pengertian (Logos).

Plato, Sokrates dan Aristoteles merupakan filsuf yang sering terdengar dari banyak filsuf yang terkenal dan diakui. Dari pemikiran para filsuf kita dapat belajar melihat sesuatu hal bukan hanya dari sudut pandang yang baik saja tetapi juga dari sudut pandang yang benar, karena tidak semua hal yang dianggap baik oleh seseorang adalah suatu yang benar namun suatu yang benar sudah pasti benar. Dan tentunya masih banyak hal yang akan kita peroleh.

Dari berbagai pemikiran para filus, pemikiran Rene Descrates (Cartesius) yang menyatakan bahwa “aku berfikir maka aku ada” adalah hal yang menyadarkan saya bahwa sebagai manusia perlulah untuk berfikir yang benar agar hidup kita menjadi benar dan keberadaan kita sebagai manusia dapat bermanfaat dan dapat menyampaikan suatu kebenaran. Fikirkan akan mempengaruhi kita dalam melakukan suatu hal dan fikiran mempunyai kekuatan untuk mewujudkan sesuatu, seperti apabila kita memikirkan sesuatu yang kita harapkan maka seluruh jagat raya akan membantu kita mewujudkannya sehingga apa yang kita pikirkan dan harapkan akan terjadi.

Masih terdapat beberapa orang yang mengatakan bahwa dengan belajar filsafat menjadikan sesorang tidak percaya kepada Tuhan, namun setelah kita memahami apa tujuan dan maksud dari pada filsafat, maka kita akan semakin yakin dengan adanya Tuhan, karna Tuhanlah sumber dari semua yang ada dan para filsufpun mengakui hal tersebut.

Daftar Pustaka:

Sutrisno, F.X. Mudji dkk, Para Filsuf Penentu Zaman, Yogyakarta, Kanisius, cet ke-8, 2002