Mengenal Liputan

Hari ini saya teringat pesan yang disampaikan Mba Nana beberapa bulan yang lalu untuk belajar membuat tulisan dengan Mas Hendra, sebelumnya saya tidak pernah berbicara panjang dengan Mas Hendra karena saya berpikir Mas Hendra adalah orang yang sangat serius, sibuk dan tidak dapat diganggu, namun pagi ini saya ingin belajar menulis dan ketika berdiskusi dengan Mas Hendra saya merasakan hal yang berbeda, ternyata Mas Hendra adalah orang yang asyik untuk diajak berdiskusi dan mau berbagi ilmu.

Hal yang saya dapat setelah berdiskusi dengan Mas Hendra mengenai liputan adalah dalam membuat liputan banyak hal yang harus dipersiapkan, seperti kita harus mengetahui materi apa saja yang disampaikan dalam suatu kegiatan, peserta yang mengikuti kegiatan, profil nara sumber dan kalau bisa kita mengetahui kondisi yang terjadi saat kegiatan tersebut dan apa yang didiskusikan.

Ada beberapa kondisi dalam membuat liputan, yaitu pertama kita mengikuti proses kegiatan sambil membuat liputan, kedua kita tidak mengikuti proses kegiatan namun kita memiliki materi yang disampaikan dalam kegitan dan ketiga kondisi dimana kita tidak mengikuti proses kegiatan dan tidak memiliki materi kegiatan namun kita harus membuat liputan. Kondisi yang terakhir adalah kondisi yang sulit, karena kita harus membuat liputan namun kita tidak memiliki bahan untuk diliput, jadi diperlukan strategi jitu yaitu dengan menjumpai nara sumber atau panitia kegiatan tersebut untuk mendapat materi atau informasi yang kita butuhakan untuk membuat suatu liputan.

Wah, ternyata aku harus banyak belajar lagi dalam membuat liputan dan harus sering-sering nulis, walaupun terkadang saya merasa kurang PD dengan tulisan sendiri. 🙂

*Jangan pernah bosan untuk belajar dan trus belajar